Minggu, 21 September 2014

Laporan Contoh Tanah

BAB I
PENDAHULUAN
1.1. LATAR BELAKANG
Tanah merupakan akumulasi tubuh alam bebas, memempati sebagian besar kulit bumi yang mampu menumbuhkan tanaman, yang memiliki sifat sebagai akibat kinerja dari iklim dan organism terhadap bahan induk pada relief dan jangka waktu tertentu.
      Sampai saat ini tanah merupakan modal paling utama pada proses pertumbuhan/produksi pertanian, meskipun pada tahun – tahun terakhir telah berkembang sistem pertanian tanpa menggunakan tanah sebagai media pertumbuhan.
contoh tanah adalah suatu berat volume tanah yang diambil dari suatu bagian tubuh tanah (horizon/ lapisan/ solum) dengan cara-cara tertentu.
contoh tanah dibedakan atas beberapa macam tergantung pada tujuan dan cara pengambilan. Bila contoh tanah diambil pada setiap lapisan untuk mempelajari perkembangan profil menetapkan jenis tanah maka disebut “contoh tanah satelit”. Contoh tanah yang diambil dari beberapa tempat dan digabung untuk menilai tingkat kesuburan tanah disebut “contoh tanah komposit”. Pengambilan contoh tanah secara komposit dapat menghemat biaya analisis bila dibandingkan dengan pengambilan secara individu contoh tanah yang diambil dengan pengambilan sampel dan disebut dengan contoh tanah tidak terusik, yang biasanya digunakan untuk menetapkan sifat tanah disebut contoh tanah utuh karena strukturnya asli seperti apa adanya di lapangan sedangkan contoh tanah yang sebagian atau seluruh strukturnya telah rusak disebut contoh tanah terusik.



1.2. Tujuan
1.      Mengetahui dan melakukan tehnik pengambilan contoh tanah.
2.      Mengetahui perbedaan contoh tanah terusik dan tidak terusik.



BAB II
METODOLOGI
2.1. ALAT DAN BAHAN
·         Auger  (bor tanah)
·         Ring sample
·         Pisau
·         Plastik
·         Bongkahan tanah utuh
2.2. LANGKAH KERJA
·         Langkah pengambilan sample tanah tak terusik.
1.      Bersihkan bagian atas dari permukaan tanah yang akan diambil contoh tanahnya.
2.      Letakkan ring semple pada permukaan tanah yang telah di bersihkan.
3.      kemudan tekan/diinjak sampai semua bagian ring sample masuk kedalam tanah.
4.      Ambil kembali ring sample
5.      menutup ring sample dan beri label diatasnya.
·         Langkah pengambilan sample tanah terusik.
1.      Bersihkan bagian atas dari permukaan tanah yang akan diambil sample tanahnya.
2.      Mengambil contoh tanah dengan auger (bor tanah) dengan cara menacapkan auger, kemudian tekan dan putar searah jarum jam.
3.      Setelah mata bor masuk kedalam tanah tarik auger searah jarum jam seperti cara pengambilan
4.      Masukkan contoh tanah kedalam kantong plastik dan beri label.



BAB III
PEMBAHASAN
3.1. PEMBAHASAN
Contoh tanah tidak terusik berarti tanah tersebut belum pernah digunakan kegiatan budidaya tanaman atau kegiatan lainnya seperti pertambangan atau yang lainnya. Tanah ini  berada disekitar jalan atau disekitar parit/selokan juga tidak termasuk contoh tanah tidak terusik, sehingga contoh tanah yang tidak terusik adalah contoh tanah yang telah diambil dari lahan yang masih belum pernah disentuh  atau digunakan manusia untuk berbagai macam kegiatan. Contoh tanah tidak terusik diperlukan untuk menganalisis penetapan berat isi atau berat volume, agihan ukuran pori, dan untuk permeabilitas.
Contoh tanah terusik berarti tanah tersebut telah pernah digunakan untuk kegiatan budidaya tanaman atau kegiatan lainnya. Tanah-tanah disekitar jalan atau disekitar parit termasuk contoh tanah yang terusik. Terusik bisa diartikan bahwa tanah tersebut telah terganggu baik itu terganggu oleh kegiatan pertanian maupun kegiatan lainnya seperti pertambangan atau perminyakan..
Berat volume tanah adalah berat kering suatu unit volume tanah persatuan volume tanah dalam keadaan utuh, dinyatakan dalam gr/cm3 . unit volume terdiri dari volume yang terisi bahan padat dan volume ruang diantaranya.
Berat volume ditentukan oleh jumlah raung pori-pori dan volume kepadatan tanah. Semakin besar jumlah raung pori  tanah semakin kecil berat isinya.




BAB IV
KESIMPULAN
4.1. KESIMPULAN
1.      Contoh tanah merupakan berat volume tanah yang diambil dari bagian – bagian tanah.
2.      Tanah terusik merupakan tanah yang belum dimanfaat oleh manusia.
3.      Tanah terusik merupakan tanah yang pernah dilakukan proses atau kegiatan sebelumnya.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar